melihat dia tidur…>[~_~]<zz

25 12 2007

melihat orang yang kita sayang pada
saat dia tidur…..
Renungkan/lihatlah betapa sayangnya
kita pada mereka…..

Pernahkah anda menatap orang-orang
yang anda sayang saat mereka sedang
tidur?
Kalau belum, cubalah sekali saja
menatap
mereka saat sedang tidur.

Saat itu yang tampak adalah ekspresi
paling
wajar dan paling jujur dari
seseorang.

Seorang artis yang ketika di
panggung
begitu cantik dan gemerlap pun
akan tampak polos dan jauh
berbeza jika ia sedang tidur.

Orang paling kejam di dunia pun
jika ia sudah tidur tak akan tampak
wajah bengisnya.

Perhatikanlah ayah anda
saat beliau sedang tidur.
Sedarilah, betapa badan yang dulu
kuat
dan gagah itu kini semakin tua dan
lemah,
betapa rambut-rambut putih
mulai menghiasi kepalanya,
betapa kerut merut mulai terpahat di
wajahnya.
Orang inilah yang tiap hari bekerja
keras
untuk kesejahteraan kita, anak-
anaknya.
Orang inilah, rela melakukan apa
saja asal
perut kita kenyang dan pendidikan
kita lancar.

Sekarang, beralihlah. …
Lihatlah ibu anda….
Hmm…kulitnya mulai keriput dan
tangan
yang dulu halus membelai- belai
tubuh bayi kita itu kini kasar
kerana
menempuhi kehidupan yang mencabar
demi kita.
Orang inilah yang tiap hari
menguruskan keperluan kita.
Orang inilah yang paling rajin
mengingatkan dan
membebeli kita semata- mata
kerana rasa kasih dan sayang,
dan sayangnya, itu sering kita salah
ertikan.

Cubalah menatap wajah orang-orang
yang kita cintai..sayangi itu…
Ayah, Ibu, Suami,
Isteri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat,
Semuanya…

Rasakanlah sensasi yang timbul
sesudahnya.
Rasakanlah energi cinta yang
mengalir
perlahan-lahan
saat menatap wajah mereka yang
terlelap itu.
Rasakanlah getaran cinta yang
mengalir
deras ketika mengingat betapa
banyaknya pengorbanan yang telah
dilakukan orang-orang itu untuk
kebahagiaan anda. Pengorbanan yang
kadang-kadang tertutupi oleh
salah faham kecil yang entah kenapa
selalu saja nampak besar.

Secara ajaib Tuhan mengatur agar
pengorbanan itu akan tampak lagi
melalui wajah-wajah jujur mereka
saat sedang tidur.
Pengorbanan yang kadang melelahkan
serta memenatkan mereka
namun enggan mereka ungkapkan.
Dan ekspresi wajah ketika tidur pun
membantu untuk mengungkap segalanya.
Tanpa kata, tanpa suara dia
berkata… “betapa
lelahnya..penatnya aku hari ini”.
Dan penyebab lelah dan penat itu?
Untuk siapa dia berpenat lelah
Tak lain adalah
KITA…..

Suami yang bekerja keras mencari
nafkah,
isteri yang bekerja keras mengurus
dan
mendidik anak, juga rumah.
Kakak, adik, anak, dan sahabat yang
telah menemani hari-hari suka dan
duka
bersama kita.

Resapilah kenangan-kenangan manis
dan
pahit yang pernah terjadi dengan
menatap wajah-wajah mereka.
Rasakanlah betapa kebahagiaan dan
rasa terharu seketika menerpa jika
mengingat itu semua.

Bayangkanlah apa yang akan terjadi
jika
esok mereka “orang-orang terkasih
itu”
tak lagi membuka matanya,
untuk selamanya … “


Tindakan

Information

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s




%d bloggers like this: